Friday, April 25, 2014

Main taruhan


Dua orang teman bertemu di sebuah bar dan mereka sedang menyaksikan berita pukul 18:00. Saat itu sedang menyiarkan berita seorang laki-laki yang hendak bunuh diri dari lantai 25 sebuah gedung.

"Ayo kita taruhan 100 ribu rupiah, orang itu pasti melompat dari gedung itu!" kata orang pertama.

"Oke, kita taruhan!" sahut orang kedua.

Akhirnya di televisi diperlihatkan si lelaki benar-benar bunuh diri dengan melompat dari lantai 25. Orang kedua yang kalah taruhan segera menyerahkan 100 ribu rupiah ke temannya.

"Ah, nggak jadi deh, aku nggak bisa menerima duit dari kamu. Kita khan berteman," kata orang pertama.

"Jangan gitu, dong. Taruhan tetap taruhan," kata yang kedua.

"Aku mau terus terang, berita ini sudah muncul jam 17:00 tadi. Jadi, aku nggak bisa menerima duit kamu!" tolak orang pertama.

"Aku juga sudah nonton di berita jam 17:00, tapi aku nggak menduga kalau laki-laki goblok itu bakalan melompat lagi!" kata orang kedua.

Tali pocong


Malam itu bulan purnama bersinar terang suasana sunyi senyap di tempat pemakaman, dari kejauhan terdengar suara lolongan anjing hutan. Di bawah pohon rengas ada kuburan yang tampak masih baru diatasnya masih bertaburan bunga” yang baunya menyengat hidung. Tukang gali kubur itu melihat ke sekeliling, tak ada seorangpun di tempat itu lalu ia menuju kuburan yg masih baru itu sambil membawa pacul ditangan kanannya. Dari atas pohon rengas, terdengar suara burung hantu seakan pertanda akan adanya sesuatu

sesuatu yang akan terjadi, tukang penggali kubur itu sudah berada tepat di depan kuburan tiba tiba muncul burung gagak dari arah belakangnya, burung itu berputar putar di atas tapi ia tak perduli & mulai menggali kuburan tersebut. Hampir setengah jam ia menggali keringatnya mulai bercucuran dan menetes di atas papan” yang mulai terlihat, sementara dari atas pohon burung hantu masih berbunyi, tukang penggali kubur mengangkat papan” penutup satu per satu, dan ketika pocong mulai terlihat tiba” saja tepat di hadapannya berdiri sosok kuntilanak dengan kuku” yang panjang siap mencekik lehernya.

INGIN NAIK GAJI

Edisi Infotainment:
Ya Tuhan, kalau ada kenaikan gaji segerakanlah, kalau tidak ada jauhkahlah gosipnya....
Edisi Pak Tarno:
Ya Tuhan, kalau ada kenaikan gaji segerakanlah, kalau tidak ada tolong dibantu ya....!! Binsalabim jadi apa Prokk... Prokk... Proookk.....
Edisi ngotot:
Ya Tuhan, kalau ada kenaikan gaji segerakanlah, kalau tidak ada tolong diadakan...Tolong Tuhan wujudkanlah....
Edisi Bang Haji Rhoma Irama:
Ya Tuhan, kalau ada kenaikan gaji segerakanlah, kalau tidak ada TERR...LAA....LLLUUUUU.......
Edisi Penipu:
Ya Tuhan, kalau ada kenaikan gaji segerakanlah, kalau tidak ada tolong isi pulsa Mama, Mama lagi dijalan...
Edisi SBY:
Ya Tuhan, kalau ada kenaikan gaji segerakanlah, kalau tidak ada saya hanya bisa prihatin...
Edisi Nawar:
Ya Tuhan, kalau ada kenaikan gaji segerakanlah, kalau tidak ada tolong jam kerjanya dikurangin....
Edisi Bondan ft Fade2Black:
Ya Tuhan, kalau ada kenaikan gaji segerakanlah, kalau tidak ada ya sudahalahhh....
Edisi OVJ:
Ya Tuhan, kalau ada kenaikan gaji segerakanlah, kalau tidak ada kita demo langsung ke Te...Kaa....Peee.......

Thursday, April 24, 2014

Kesusu

Poltak anak Medan sedang kuliah di Malang, ia kesengsem sama Sulastri, gadis manis asal Solo, suatu hari Poltak mengajak pacarnya Sulastri jalan2 kliling kota dengan motor RX-Kingnya ditengah perjalanan mereka ngobrol, karena motor melaju cepat, sulastri mulai protes.
Sulastri: mas jangan kesusu....(jangan terlalu cepat)
Poltak diam saja karena dikiranya dia duduk terlalu dekat dengan Sulastri, makan dengan sopan Poltak bergeser maju sedikit ke depan agar gak terlalu dekat dengan dada Sulastri. namun motor tetap saja melaju kencang
Sulastri: maaasss..... jangan kesusu tho...!!!(dengan logat jawa kental)
Poltak masih diam. tapi duduknya makin maju sampai ke tangki motor.
Sulastri: Mas ini, mbok ya jangan kesusuuuu.....
Poltak hilang kesabarannya, badannya makin maju sampai mepet stang motor, dan keluarlah logat bataknya...
Poltak: bahhh.... panjang benar susu kau Lastriii..... heran abang...

Mabuk

alkisah ada org yg tinggal d sisi kiri dan sisi kanan sungai, d sisi kiri pd makmur sedangkan d sisi kanan pd melarat. Krn kasian org kiri memberikan makanan, bensin dan menyebrangkan mobil ke sisi kanan. Org kanan yg menerima pemberian org kiri pun merasa senang sekali dan berpesta pora.
Kiri: "Oi, kanan gimana mkanan, bensin dan mobil yg ku kasih?"
Kanan: "Makasih ya, berkat pemberianmu kami berpesta pora. Tapi, emangnya km ada ngasih mobil?"
Org kiri pun bingung dan tersadar.
Kiri: "Bodo banget si luu, nyangkut tuh cepetan ambill."
Org kanan menuju pun menuju tali penyebrangan
Kanan: "Sori deh, namanya nyangkut ya kita org ga sadar, Thanks ye"
Kiri: "Yoa, Bensinnya udah nyampe kan?"
Kanan: "oh, tnang ja. Dah nyampe dari tdi kok.... Ni lagi pesta sma makanan yg km kasih, gila pada mabuk ni orang"
Kiri: "woi, kanan, klian bleh melarat tp jangan bego dong.... Tu bensin buat mobil !!"
Org kanan kmdn mikir smbil ngangguk
Kanan: "oooooohhh, gitu?? Ternyata mobilnya mau ikutan mabuuuk sama kita2 disini"

Saturday, April 19, 2014

Solusi hadapi masalah

Hidup ada kalanya susah, ada kalanya juga senang. Nah, kita yang berlabel mahasiswa sering kali tidak menyadari akan nikmat besar yang diberikan oleh Tuhan. Kita seringnya mengeluh dengan berbagai masalah yang gak jelas. Masalah, masalah dan masalah. itu yang sering kali kita keluhkan. Setelah puas mengeluh, baru kita lampiaskan dengan kelakuan-kelakuan yang gak wajar. Hehe.... gak wajar? Kalian juga tahu sendirikan, se gak wajar- gak wajarnya mahasiswa, itu juga sudah dianggap wajar oleh kalangan mereka yang melakukannya. Mungkin karena keseringan kali yah…:) hahaha….

Ok, kita gak akan mbahas soal hobi bermalas-malasan. Yang kita singgung kali ini adalah pemecahan masalah yang menimpa mahasiswa yang membuat mereka nekat . Sebenarnya gak cuma itu saja sih yang menjadi sebuah pelampiasan. Mereka pinter  dan tekun biasanya kalo sudah ketimpa masalah, hidupnya akan berubah seratus delapan puluh satu derajat. Saya lebihin satu biar masih kesisa.

Mereka yang asalnya rajin belajar, malah jadi malas-malasan. Ini nih, korban satu-satunya jadi malah menimpa pada pelajaran. Nilai makin jeblok, dan apalan modar. Itu sih masih belum seberapa. Coba bayangin kalau sampek kepala mereka ada yang meledak, diyarrrrr.... hihihi…otaknya akan kececeran di mana-mana

Maksudnya, masalah yang mereka alami ini bisa sampai ke tingkat yang lebih tinggi. Kalau sudah demikian, bukan tidak mungkin solusi terakhirnya adalah out. Hihhhh sayang kan, kalo sampe out.
 Sekarang kita juga perlu tahu bahwa masalah yang terkadang dialami para mahasiswa bukan hanya timbul dari dalam kampus saja. Tapi sering kali juga tibul dari faktor luar. Kita gak akan bahas panjang lebar apa saja contoh masalah-masalah tersebut. Yang jelas kita harus mengerti adalah sebesar-besar masalah yang kita alami, jangan sampek membuat kita lupa diri. Apalagi sampek lupa ingatan. Hiihh jadi amnesia donk..

Sobat ! Seharusnya kita menyadari bahwa itu semua adalah cobaan dari Tuhan. Di balik cobaan yang kita hadapi, ada sebuah Intan permata terindah yang akan kita peroleh jika sukses menghadapinya. Okelah kita dapat cobaan yang berat. Paling juga gak berat-berat amat. Beratan mana ama gajah. Hiaiai..bercanda ..! gini ! Kalo kita punya masalah yang paling berat, anggap saja kita kalah. Sudah, bereskan... Tinggal kita tawakal saja menghadapinya. Gak perlu dipikirin berat-berat! Apalagi sampek stress..ihhh jadi gila ntar! Pokoknya masa bodohlah sama cobaan yang kita hadapi. Yang jelas Tuhan lebih paham dengan kondisi kita. Biarkan Dia mengatur skenarionya. Karena Dialah yang pandai membolak-balikan keadaan.

Nah, setelah paham dengan kondisi kita. Kita akan bisa menerima keadaan yang ada. Kita bisa lebih ikhlas. Janganlah berkecil hati jika apa yang diimpikan tidak terwujud. Kan sudah disebutkan tadi, biarkan Tuhan mengatur skenarionya. Setelah kita menyadari kondisi kita. Barulah kita mulai kehidupan baru. Kita bangun semangat baru. Kita berangkat dari kekalahan. Eits, maksudnya kita berangkat dari keadaan kita yang siap kalah. Perlu digaris bawahi, menganggap kalah bukan berarti kita kalah. Maksudnya adalah mental kita sudah siap jika kita mengalami sisi terburuk dalam masalah yang kita hadapi. Jadi, kita tetap ada ikhtiyar untuk bangkit. Bukan pasrah begitu saja. Ikhtiar yang kita lakukan akan lebih tenang jika dengan keadaan seburuk apapun kita sudah siap menghadapinya. Jadi kalau kalian tertimpa masalah, jangan khawatir, cuek saja! anggap saja gak terjadi apa-apa. Karena masa bodoh kalian adalah jalan tawakal kalian.

Saturday, April 12, 2014

malu ketika berbuat yang gak baik

 Hai bro... Masih sehatkah kalian.. Yah, kalau gak sehat mana mungkin kalian ada disini.. Paling juga kalian akan tiduran di kamar, atau pulang dengan alasan sakit, nah udah gitu minta surat keterangan Dokter biar izinnya lama... yach.itu lagu lama.. Syukurlah kali ini semua sehat-sehat saja..
Pernah gak kalian merasa malu ketika melakukan sesuatu. Gak usah mikir, jawabanya pasti pernah, iya kan. Misalnya aja ketika disuruh ngomong di depan banyak orang , atau ketika inggin ngomong pada sesorang yang derajatnya di atas kalian, sobat-sobat pasti ada yang merasa malu. Secara, itukan sifat manusia juga, iya gak. Nah bray.., sebenarnya baik enggak sih kalau kita punya sifat malu..
 “jika kamu tidak malu, maka berbuatlah sesukamu”. Kenapa kita harus malu. Tapi kalau kelakuan kita malah gak karuan, apa itu pantas untuk dilakukan. Yang ada malah kita yang malu-maluin. ihhh jangan sampek .. Jadi, sifat malu juga ada yang harus kita punya dan ada pula yang harus kita musnahkan.. Lalu, malu yang seperti apa itu..?

Ok ..pertama, kita harusnya malu kepada Allah. Ini adalah sifat malu yang harus kita punya, sekarang ketika sudah berhadapan dengannya, kita kadang-kadang juga ada rasa malu kepadanya. Itu sih baik, tapi masak kadang-kadang, harusnya harusnyakan selalu. Namun, masalahnya adalah kita juga sering punya rasa malu ke yang lain, siapa lagi kalau bukan manusia. Nah yang ini yang harus dijauhin, masak gara-gara malu dilihatin orang kita gak jadi beribadah atau jadi beribadah tapi gak khusyuk. Jangan sampai kita punya sifat riya’, apa lagi syirik. Iya gak ??

Selain malu kepada Allah, ada juga sifat malu yang harus kita miliki, yaitu malu kepada manusia. Tapi malu yang ini juga ada yang harus kita jauhin loh... Ok, kita kupas yang pertama dulu, malu yang harus kita punya adalah malu yang bisa mengangkat derajat kita. Masak iya malu bisa mengangkat derajat orang.? Yah belum tahu nih.. gini ,, kita ambil contohnya saja .. saat kalian berada di depan Guru atau kiyai apa yang kalian lakukan. kalian pasti akan menjaga sikap dan tata karma sesantun mungkin.. coba deh kalau kalian bergurau,atau berteriak-teriak kayak orang gila .. pasti derajat kalian akan turun, kalian akan dianggap rendah di mata mereka. Misalnya lagi ketika ada seseorang diajak oleh  temannya untuk berbuat yang gak karuan. Jika dia anak baik-baik, pasti akan menolaknya. Saat itu juga dia akan bilang  “ jangan .. aku malu”. Dengan begitu nama dia akan tetap baik dimata orang.. udah tahu kan, malu yang bisa mengangkat derajat orang.?. sekarang kita beranjak ke malu yang ke dua, malu yang ini harus dibuang jauh-jauh. Sejauh mungkin, sampai ke planet Pluto sekalian. karena diakui atau tidak kita pasti pernah mengalaminya. Ok, kalian pasti penasaran, malu yang gimana sih yang dimaksud,  coba deh.. kira-kira kalian pernah gak, ketika disuruh orang berbuat baik kalian gak mau karena malu melakukanya.  Nah ini yang harus kita buang. malu yang kayak gini yang akan menjadi virus dalam diri kita. selanjutnya mental kita akan lembek kayak tempe yang udah jamuran. (Emang tempe jamuran).

Jadi kesimpulanya adalah jika kita ingin jadi anak yang baik-baik, kita harus punya sifat malu ketika berbuat yang gak baik, pun juga ketika berbuat baik. Agar kebaikan yang kita perbuat akan tetap baik-baik saja di mata orang yang baik.